Bangunan di rumah-rumah tradisional di Sulawesi Barat

Rumah tradisional ini dibangun dengan kayu berkualitas terbaik. Rumah Boyang adalah rumah panggung yang terdiri dari jenis elektroda yang terpasang atau dipasang di lantai. Selain itu, tidak diperbolehkan meninggalkan tiang di rumah ini berdiri di tanah. Tapi kamu harus naik dengan batu pipih. Hal ini dilakukan agar tiang tidak menggulung dengan mudah dan tetap bertahan, karena mendukung bangunan.
Tiang itu sendiri tingginya sekitar 2 meter. Menurut sejarah, tiang ini dapat berbeda untuk setiap keluarga dan tergantung pada kelas sosial pemiliknya. Hampir di Tongkongan, yang merupakan rumah khas Torja, Ruma Boyang juga memiliki ornamen yang unik dan khas. Setiap hiasan juga memiliki makna dan filosofi yang sangat dekat dengan adat istiadat suku Mandar.
Sampai saat ini, komunitas suku di Mandar masih mengikuti tradisi konservasi dan stabilitas. Biasanya ada angka ganjil untuk jumlah anak tangga di rumah botung. Ada 7 hingga 14 laci untuk pulang. Adapun dinding Rumah Poyang, itu sangat indah dan dihiasi secara ekspresif dengan desain khas suku Mandar.
Misalnya, untuk membangun rumah anak laki-laki, Anda harus menghadapi matahari terbit. Masyarakat ini percaya pada simbol harmoni dan harmoni dalam kehidupan manusia. Untuk perhiasan rumah tangga, mereka umumnya digunakan sebagai identitas sosial suku Mandar. Masyarakat setempat harus mengikuti aturan-aturan ini sebelum pembangunan Rumah Poyang.
Rumah tradisional Boyang juga memiliki berbagai jenis rumah anak laki-laki dan rumah Boyang Beas. Rumah Boyang Adak berstatus sosial tinggi atau dengan keluarga bangsawan. Dilihat dari bangunannya, rumah Boyang Adak memiliki tiga pengaturan hingga 7 apartemen. Tentu saja, susunan ini menunjukkan ketinggian struktur, ketinggian posisi.
Rumah Boyang Beas adalah rumah tempat orang biasa tinggal. Berbeda dengan rumah Boyong Adec dengan beberapa pengaturan, rumah Boyang Besa hanya memiliki satu apartemen. Bukan hanya itu di pegunungan atau di layar Tumbak. Namun kedua rumah tersebut menggunakan jerami yang sama dengan atap rumah. Bangunan ini masih ada sampai sekarang.
Rumah-rumah tradisional juga merupakan ciri khas daerah tersebut, jelas berbeda dari daerah lain. Di Sulawesi Barat, kelas sosial tuan rumah terlihat di rumah tradisional yang disebut Poyang. Ada juga beberapa aturan khusus yang harus diikuti sebelum membangun rumah anak laki-laki. guratgarut mereka lebih berbeda dan unik, karena varietas yang ditemukan dapat saling melengkapi.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*