Tahukah Anda, Apa Itu PPOK?

Penderita Penyakit PPOK tetap bisa menjalani aktivitas seperti biasa dengan menjalani terapi

Sumber: Sehatq.com

Penyakit yang terjadi pada organ tubuh sangatlah beragam. Begitu juga dengan organ yang ada di bagian dada yaitu paru-paru. Apa saja yang akan terjadi pada paru-paru, jika sudah terkena gangguan. Baik berupa virus atau infeksi yang menyebabkan beberapa timbulnya penyakit. Tak jarang juga paru-paru terkena radang yang disebabkan oleh hal yang dianggap biasa. 

Paru-paru terkena PPOK, apa pengertian PPOK?

Dilansir dari Klikdokter, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), penyakit ini disebabkan karena terjadinya obstruksi pada aliran udara di daerah paru-paru. Adapun gejala yang akan dirasakan penderita  PPOK adalah:

  1. Akan sering mangalami kesulitan bernapas.
  2. Batuk berdahak dalam waktu yang lama.
  3. Dengan kata lain, sesak napas yang berlanjut disebut dengan mengi.

Secara umum, hal yang menyebabkan adanya penyakit ini adalah sebagai berikut:

  • Adanya kerusakan dinding dan serat elastis yang ada pada paru-paru. Menjadikan jalan pernapasan semakin kecil dan menghambat proses penghirupan udara atau bernapas.
  • Saluran bronkus mengalami peradangan dan penyempitan, sehingga paru-paru menghasilkan atau mengeluarkan dahak yang berlebih yang dikeluarkan pada saat batuk.
  • Seseorang yang menderita asma kemudian menjadi perokok aktif.
  • Menjadi perokok pasif, akibatnya bisa sama dengan perokok aktif bahkan lebih.
  • Sering menghirup asap yang ditimbulkan dari bahan bakar.
  • Selalu tersentuh debu atau zat kimia akibat pekerjaan.
  • Usia seseorang dapat menambah risiko terkena PPOK.
  • Adanya faktor genetik atau keturunan dengan riwayat penyakit yang sama.

Menurut dr. Tania Savitri, penyakit ini pada mulanya tidak ada tanda apa pun. Namun, disadari atau tidak penyakit ini kian hari semakin menjadi akibat rusaknya beberapa sel yang ada pada paru-paru. Setelah itu perlahan mulai ada kesulitan bernapas dan sebagainya. Saat itulah Anda akan mengetahui bahwa ada masalah dalam paru-paru Anda. 

Ada beberapa gejala PPOK yang harus segera diatasi oleh tindakan dokter, atau sudah tidak lagi bisa dikendalikan dengan pengobatan di rumah. Berikut gejalanya:

  1. Sangat kesulitan bernapas atau berbicara.
  2. Bibir dan kuku berubah menjadi warna biru atau abu-abu (diakibatkan karena kurangnya oksigen dalam darah).
  3. Detakan jantung terasa semakin kencang detakannya.
  4. Tidak ada perubahan setelah mengonsumsi obat pencegah penyakit.

Karena penyakit ini terjadinya secara perlahan, maka karena itulah seseorang yang didiagnosis penyakit ini rata-rata pada usia di atas 40 tahun. Adapun tahap pengobatan dokter adalah dengan mengadakan wawancara pada pasien dan tes mengenai gejala-gejala yang dikeluhkan.

Dokter akan menanyakan apa saja yang menyebabkan Anda merasakan gejala sesak, batuk dan sebagainya. Apakah karena sering menghirup asap rokok baik pasif atau aktif, atau karena menghirup debu jalanan dan di sekitar tempat kerja dengan kata lain polusi. 

Kemudian berikut adalah cara pengendalian PPOK dengan baik:

  • Mulailah berhenti merokok.
  • Melindungi diri dari polusi, baik di jalan atau rumah Anda dengan menggunakan masker kain.
  • Kenali gejala penyakit PPOK dan segera konsultasikan kepada dokter untuk segera ditinjaklanjuti pengobatannya. 

Paru-paru adalah organ tubuh yang sangat inti, maka sebelum semuan penyakit dan  gejalanya terjadi, pastikan kenali bahaya merokok, dan debu yang berlebihan. Karena semua itu dapat menjadi penyebab dasar dari PPOK ini.

Itulah pengertian PPOK disertai dengan penjelasan, gejala dan pengobatannya. Jangan dianggap sepele jika Anda sudah mengalami sesak napas dalam waktu yang lama atau mengalami batuk berdahak yang tak kunjung sembuh. Bisa jadi hal tersebut adalah gejala PPOK.

Semoga bermanfaat ….

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*